0
Your cart
Your cart is empty.
Please go to Shop Now
Produk Harga Jumlah Subtotal

Kenali 5 Penyebab dan Pengobatan Bintik Merah pada Kulit Bayi Segera

Kenali 5 Penyebab dan Pengobatan Bintik Merah pada Kulit Bayi Segera

Direview oleh

dr. Muhammad Ulil Albab​, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Klinik Spesialis Kulit Seby Clinic Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah

Bintik merah pada kulit bayi merupakan hal yang umum terjadi. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya. Perawatannya cukup sederhana dan bisa dilakukan secara mandiri di rumah, tergantung kondisi bintik merah atau ruam pada bayi.

Kulit bayi biasanya sensitif sehingga rentan mengalami iritasi dan masalah kulit lainnya, termasuk bintik merah. Munculnya bintik merah pada kulit bayi bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari suhu panas, reaksi alergi, paparan bahan kimia hingga infeksi virus atau bakteri. 

Bintik merah pada kulit bayi bisa muncul di berbagai bagian tubuh. Berikut beberapa jenis dan penyebab bintik merah yang biasa dialami bayi

1. Eksim

Eksim pada Bayi (Bintik Merah pada Bayi)

Gambar 1. Eksim penyebab bintik merah pada kulit bayi (sumber: nationaleczema.org)

Eksim dapat menyebabkan kulit bayi Anda kering, pecah-pecah, gatal, dan merah. Penyebab utama kondisi ini biasanya adalah alergi atau kulit sensitif. Eksim biasanya terjadi pada lipatan kulit, seperti di belakang lutut, lipatan siku, lipatan leher, serta sekitar mata dan telinga. Untuk mengobati eksim, jauhkan anak Anda dari suhu ekstrim atau apapun yang dapat menyebabkan masalah kulit. Mandikan bayi setiap 2-3 hari sekali lalu keringkan kulitnya dengan cara ditepuk-tepuk ringan. Kemudian oleskan krim atau salep yang diresepkan dokter dan hindari penggunaan pewangi atau pelembut kain saat mencuci pakaian. Jika eksim tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

2. Ruam Popok

Ruam Popok (Bintik Merah pada Bayi)

Gambar 2. Ruam popok (sumber: Cleveland Clinic)

Penyebab ruam popok pada kulit bayi biasanya adalah adanya infeksi jamur Candida. Kondisi ini bisa terjadi jika popok bayi Anda jarang diganti sehingga jamur semakin berkembang dan menyebabkan bintik merah atau ruam kulit bayi, terutama pada paha bagian dalam, lingkar pinggang, dan bokong. Untuk mengatasi ruam popok, popok anak harus diganti secara berkala dan oleskan bagian-bagian sensitif tersebut dengan salep atau krim khusus sebelum memakai popok.

3. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (Coxsackie)

Coxsackie (Bintik Merah pada Bayi).jpg

Gambar 3. Coxsackie (sumber: parents.com)

Penyakit tangan, kaki, dan mulut disebabkan oleh infeksi virus yang menyebar melalui batuk, bersin, atau popok bekas. Penyakit ini ditandai dengan demam, hilangnya nafsu makan, sakit tenggorokan, sariawan, dan ruam atau bintik merah pada kulit bayi. Ruam dapat muncul pada tangan, kaki, juga ruam di dalam mulut, lidah, gusi dan pipi  yang dikenal sebagai hand, foot, and mouth disease (HFMD). Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari, namun pada pasien yang mengalami infeksi berat, perawatan dilakukan dengan terapi suportif, yaitu membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Untuk mencegah penyebaran penyakit tangan, kaki, dan mulut, biasakan mencuci tangan sebelum Anda menyentuh atau bermain dengan Si Kecil.

4. Urtikaria atau Biduran

Biduran (Bintik Merah pada Bayi)

Gambar 4. Biduran (sumber: DermNet)

Urtikaria adalah ruam gatal pada kulit yang muncul sebagai reaksi alergi terhadap suatu benda atau zat tertentu, seperti makanan, obat-obatan, gigitan serangga, dan suhu dingin atau panas. Bintik merah pada kulit bayi ini tidak menular dan biasanya hilang setelah beberapa hari. Biduran juga bisa menjadi tanda reaksi alergi serius atau anafilaksis jika disertai sesak napas atau pembengkakan pada wajah. Oleh karena itu, bila biduran tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, segera bawa anak ke dokter.

5. Biang Keringat

Gambar 5. Biang Keringat (sumber: Cleveland Clinic)

Kondisi ini biasanya terjadi pada saat cuaca panas dan lembab serta pakaian bayi terlalu tebal. Ruam panas ringan tampak seperti benjolan kecil, merah, gatal dan dapat muncul di kepala, leher, bahu, lengan, atau kaki anak. Untuk mengatasi bintik merah pada kulit bayi, bawalah si kecil ke ruangan yang lebih sejuk atau mandikan dengan air dingin. Dandani juga bayi Anda dengan pakaian yang tipis dan tidak berlapis.

Seby Clinic memiliki dokter spesialis kulit yang dapat membantu mengatasi penyakit yang menyebabkan bintik merah pada bayi. Seby Clinic Semarang merupakan Klinik Aesthetic Semarang Barat dan Klinik Spesialis Kulit Semarang yang juga menyediakan resep manjur, skincare aman, dan facial bersih tanpa efek samping. Konsultasi sekarang untuk mendapatkan penanganan yang tepat dari ahlinya!

Klik di sini untuk konsultasi sekarang!

Bagikan:

Facebook
Telegram
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru

Dapatkan Info Terbaru

Langganan ke Newsletter Mingguan Kami!

Tidak ada spam, hanya notifikasi terkait artikel dan produk baru kami

Kategori

Lihat Pula

Artikel Terkait

Scroll to Top