0
Your cart
Your cart is empty.
Please go to Shop Now
Produk Harga Jumlah Subtotal

Kenali 8 Gejala Infeksi Menular Seksual dan Cara Mudah Mencegahnya 

Infeksi Menular Seksual

Direview oleh

dr. Meira Fitriah, Sp.KK, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Klinik Spesialis Kulit Seby Clinic Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah

Apa itu Infeksi Menular Seksual (IMS)? 

Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah penyakit menular yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik melalui hubungan seks vagina, oral, atau anal. Penyakit ini juga bisa menular melalui darah, air mani atau cairan tubuh lainnya. Terkadang penyakit ini juga bisa menular melalui kontak dekat lainnya. Faktanya, beberapa Infeksi Menular Seksual seperti herpes dan HPV dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit. Selain itu, penggunaan jarum suntik secara berulang-ulang atau bergantian dengan beberapa orang dapat menyebarkan penyakit. 

Jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) 

Ada banyak jenis Infeksi Menular Seksual (IMS), berikut beberapa yang paling umum:

1. Gonore 

Infeksi Menular Seksual jenis Gonore

Gambar 1. Gonore (sumber: sexualhealth.gov.mt)

IMS ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Banyak orang juga yang mengenali kondisi ini sebagai penyakit gonore karena menyebabkan keluarnya cairan saat buang air kecil sehingga menyebabkan nyeri pada penis atau vagina.

2. Herpes 

Infeksi Menular Seksual jenis Herpes

Gambar 2. Herpes genital (sumber: Halodoc)

Herpes genital merupakan IMS yang dibawa oleh virus herpes simpleks (HSV). Herpes genital dapat menyebabkan nyeri, gatal, dan luka pada area genital yang terkena. Namun, pasien juga bisa tidak menunjukkan gejala dan tetap dapat menularkan virus, meskipun mereka tidak mengalami cedera yang jelas. Selain IMS, Anda juga harus mengetahui penyakit menular yang umum terjadi di Indonesia.

3. Kondiloma (Kutil Kelamin) 

Infeksi Menular Seksual jenis Kondiloma

Gambar 3. Kondiloma (sumber: Alomedika)

Kondiloma merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus human papilloma yang terletak di sekitar alat kelamin. Kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun seringkali menimbulkan rasa gatal dan kemerahan.

4. HIV 

Infeksi Menular Seksual jenis HIV

Gambar 4. HIV (sumber: Kompas.com)

HIV adalah virus imunodefisiensi manusia yang menyebar di dalam tubuh seperti epidemi dan menyerang sistem kekebalan. Pada tahap awal, HIV tidak menimbulkan gejala, karena virus “tertidur” selama beberapa waktu. Virus ini menunggu hingga daya tahan tubuh melemah dan bisa berkembang menjadi penyakit yang sangat berbahaya yaitu AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).  

5. Sifilis

Infeksi Menular Seksual jenis Sifilis

Gambar 5. Penyakit sifilis (sumber: picryl.com)

Sifilis adalah salah satu Infeksi Menular Seksual yang diakibatkan oleh bakteri Treponema pallidum yang menginfeksi. Penyakit ini menimbulkan gejala seperti abses di alat kelamin atau mulut, yang biasanya berlangsung 1-2,5 bulan tanpa menimbulkan rasa sakit, namun sangat menular. Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, impotensi, bahkan masalah pendengaran dan kematian. 

6. Klamidia 

Infeksi Menular Seksual jenis Klamidia

Gambar 6. Klamidia (sumber: webeye.ophth.uiowa.edu)

Klamidia merupakan Infeksi Menular Seksual paling umum yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis, dan tidak menimbulkan gejala berarti. Namun, masyarakat harus mewaspadai klamidia karena infeksi dapat terjadi tanpa disadari oleh orang yang terinfeksi. 

Penyebab Infeksi Menular Seksual (IMS) 

IMS dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: 

  • Virus seperti human papillomavirus (kutil kelamin), human immunodeficiency virus (HIV). Parasit menyebar melalui cairan tubuh. Faktor risiko Infeksi Menular Seksual (IMS).
  • Bakteri seperti Chlamydia trachomatis (klamidia), Treponema pallidum (apricot sifilis), Neisseria gonorrhoeae (gonore).
  • Seks oral, vagina, atau anal yang tidak aman merupakan faktor utama penyebab Infeksi Menular Seksual. Selain itu, aktif secara seksual dengan banyak pasangan dapat meningkatkan risiko IMS. Penyakit ini juga dapat menular melalui benda (bukan kontak dekat), seperti jarum suntik, jarum suntik, atau transfusi darah yang digunakan bersama. 

Gejala Infeksi Menular Seksual (IMS)  

Pada awalnya, Anda mungkin tidak mengetahui beberapa gejala IMS. Namun perlu diwaspadai beberapa gejala berikut jika muncul pada diri Anda, antara lain: 

  1. Buang air kecil terasa nyeri atau terbakar
  2. Nyeri panggul atau perut bagian bawah
  3. Nyeri saat berhubungan seks
  4. Keluarnya cairan dari penis
  5. Perubahan urin
  6. Kutil atau memar
  7. Keputihan yang tidak normal atau pendarahan vagina
  8. Vagina terasa hangat atau gatal

Diagnosis Infeksi Menular Seksual (IMS)

Anda dapat mendiagnosis penyakit ini dengan pemeriksaan laboratorium. Contohnya seperti tes darah untuk mengetahui ada atau tidaknya virus HIV, tes urine, atau sampel cairan dari luka terbuka pada alat kelamin untuk mendiagnosis jenis infeksinya. 

Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS)

Secara umum, dokter menyarankan dua jenis pengobatan saat didiagnosis menderita IMS. Ini termasuk pengobatan dengan antibiotik dan penggunaan obat antivirus. Antibiotik mengobati infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri dan parasit, termasuk gonore, sifilis, klamidia, dan trikomoniasis. Di saat yang sama, mengonsumsi obat antivirus setiap hari dapat mengurangi risiko infeksi. 

Komplikasi Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa Infeksi Menular Seksual terkadang tidak menimbulkan gejala sehingga penderitanya tidak menyadari keberadaan penyakit tersebut di dalam tubuhnya. Tanpa pengobatan yang tepat, IMS dapat menyebabkan berbagai komplikasi, antara lain: 

  • Infertilitas
  • Komplikasi selama kehamilan  
  • Kanker serviks 
  • Radang sendi
  • Sakit pinggul
  • Kanker dubur
  • Infeksi mata
  • Penyakit radang panggul 
  • Penyakit jantung

Jika seorang ibu hamil mengidap Infeksi Menular Seksual, penyakit tersebut dapat menginfeksi bayinya dan menimbulkan gangguan kesehatan sebagai berikut: 

  • Infeksi. 
  • Meningitis
  • Kerusakan otak
  • Gangguan pendengaran
  • Radang paru-paru 
  • Buta
  • Kematian 

Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) 

Anda dapat mencegah penyebaran penyakit ini dengan cara: 

  • Jagalah kebersihan alat kelamin secara rutin.
  • Selalu gunakan peralatan keselamatan saat berhubungan seks.
  • Sebisa mungkin menghindari berhubungan intim dengan banyak orang.
  • Vaksinasi, terutama untuk mencegah HPV dan hepatitis B. 

Kapan sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter? 

Jika Anda melihat tanda atau gejala IMS yang disebutkan di atas, Anda dapat melakukan konsultasi online dengan dokter dan para ahli di Seby Clinic. Kami memiliki dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin yang sudah berpengalaman selama berpuluh-puluh tahun. Segera konsultasikan secara online sekarang juga atau datang ke klinik Seby Clinic terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat dari ahlinya! 

Perawatan yang cepat dan tepat mencegah berkembangnya komplikasi berbahaya.

Referensi
  • Halodoc. 2020. Penyakit Menular Seksual PMS. Diakses dari https://www.halodoc.com/kesehatan/penyakit-menular-seksual-PMS pada 18 Oktober 2023 pukul 18.00 WIB.

  • Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Sexually transmitted disease (STD) symptoms.

  • Medline Plus. Diakses pada 2022. Sexually Transmitted Disease.

  • Medical News Today. Diakses pada 2022. What you need to know about sexually transmitted infections.

  • Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Genital herpes

Bagikan:

Facebook
Telegram
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru

Dapatkan Info Terbaru

Langganan ke Newsletter Mingguan Kami!

Tidak ada spam, hanya notifikasi terkait artikel dan produk baru kami

Kategori

Lihat Pula

Artikel Terkait

Scroll to Top